Menurutnya, tanda-tanda awal tentang kehadiran dua konsol tersebut tidak terlihat menjanjikan. Baik Sony atau Microsoft, kata Zeschuk, harus memberikan pengalaman inovatif yang sebenarnya untuk benar-benar bisa mendorong penjualan hardware dan software.
“Saya sangat khawatir jika Microsoft atau Sony menarik sesuatu yang “ajaib” keluar dan sama seperti yang dulu tapi dengan bungkus yang baru, saya tidak berpikir mereka akan mengubah dinamika pasar ritel. Saya tidak melihat mereka bisa mengubah pasar itu,” tutur veteran industri game itu, seperti dilansir dari Softpedia, Kamis (11/4/2013).
“Kita berada dalam semacam pasar game tua seperti game berbasis ritel tradisional, seperti halnya EA (Electronics Arts) yang melangkah dengan cepat ke dalam digital. Meski digital datang dengan cepat, tapi itu tidak menutup kekosongan,” lanjutnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tidak ada satu pun produsen konsol membuat cara pasti mendorong pasar baru untuk tumbuh dengan cepat dan menggantikan yang lama. Karena jika tidak ada, maka secara lambat akan membuat keseluruhan industri itu menurun dalama jangka panjang.
Adapun Sony mengatakan, PlayStation 4 akan menjadi perangkat yang lebih kuat dengan opsi berbagi dan streaming untuk semua kontennya. Sedangkan Microsoft belum memberikan informasi tentang Xbox 720, tapi rumor yang berkembang menyebutkan konsol itu akan diperkenalkan sebelum Electronic Entertainment Expo (E3) 2013 yang digelar pada 11 hingga 13 Juni.











0 komentar:
Posting Komentar